Purbalingga – Sebuah mobil pikap mengalami mogok saat melintasi jalan menanjak di wilayah Kabupaten Purbalingga, Senin (29/25). Kendaraan tersebut tidak kuat menanjak sehingga berhenti di tengah badan jalan dan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas.
Peristiwa tersebut terjadi pada siang hari ketika kondisi lalu lintas cukup ramai. Mobil pikap yang membawa muatan itu tiba-tiba kehilangan tenaga saat menanjak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan. Pengemudi kemudian berupaya mengamankan kendaraan sambil meminta bantuan.
Petugas Pos Pelayanan yang berada di sekitar lokasi segera mendatangi tempat kejadian setelah menerima laporan. Petugas langsung melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan akibat kendaraan yang berhenti di tanjakan.
Selain mengatur arus lalu lintas, petugas juga berkoordinasi untuk mengevakuasi mobil pikap tersebut. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar kendaraan dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih aman tanpa menimbulkan gangguan bagi pengguna jalan lainnya.
Plt Kasi Humas Polres Purbalingga, Ipda Dwi Arto, mengatakan bahwa kendaraan mogok tersebut disebabkan oleh mesin yang tidak kuat saat melintasi tanjakan. “Mobil pikap mogok karena tidak kuat menanjak. Petugas Pos Pelayanan langsung merespons dan melakukan evakuasi,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran petugas di lapangan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas selama aktivitas masyarakat meningkat.
Setelah proses evakuasi selesai, arus lalu lintas di lokasi kejadian kembali normal. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut, dan situasi terpantau aman serta kondusif.
Polres Purbalingga mengimbau kepada para pengendara agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur menanjak atau rawan gangguan teknis.
